MUHAMMAD R AL BIRUNI

Berpacu menjadi yang terbaik

Jaringan syaraf tiruan bagian 2

24 March 2013 - dalam kuliah Oleh muhammad-r-a-fst10

jaringan syaraf tiruan, kali ini saya akan membahas jaringan syaraf tiruan yang merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya. 

Jaringan syaraf tiruan (JST) didefinisikan sebagai susunan dari elemen-elemen penghitung yang disebut neuron atau titik (node) yang saling terhubung guna dimodelkan untuk  meniru fungsi otak manusia. Jaringan  syaraf tiruan dicirikan dengan adanya proses pembelajaran (learning) yang berfungsi untuk mengadaptasi parameter-parameter jaringannya. Bobot dalam jaringan yang diusulkan oleh McCulloch dan Pitts diatur untuk melakukan fungsi logika sederhana. Fungsi aktivasi yang dipakai adalah fungsi threshold.

Jaringan syaraf tiruan dapat belajar dari pengalaman, melakukan generalisasi atas contoh-contoh yang diperolehnya dan mengabstraksi karakteristik esensial input bahkan untuk data yang tidak relevan. Algoritma untuk JST beroperasi secara langsung dengan angka sehingga data yang tidak numerik harus diubah menjadi data numerik. JST tidak diprogram untuk menghasilkan keluaran tertentu. Semua keluaran atau kesimpulan yang ditarik oleh jaringan didasarkan pada pengalamannya selama mengikuti proses pembelajaran.

Pada proses pembelajaran, ke dalam JST dimasukkan pola-pola input (dan output) lalu jaringan akan diajari untuk memberikan jawaban yang bisa diterima. Pada dasarnya karakteristik JST ditentukan oleh

  • Pola hubungan antar neuron (disebut arsitektur jaringan)
  • Metode penentuan bobot-bobot sambungan (disebut dengan pelatihan atau proses belajar jaringan)
  • Fungsi aktivasi merupakan salah satu representasi buatan dari otak manusia yang selalu mencoba untuk mensimulasikan proses pembelajaran pada otak manusia tersebut. Istilah buatan disini digunakan karena jaringan syaraf ini diimplementasikan dengan menggunakan program komputer yang mampu menyelesaikan sejumlah proses perhitungan selama proses pembelajaran.

Paradigma/metode pembelajaran/pelatihan JST :

  1. Pembelajaran terawasi (supervised learning)
  2. Pembelajaran tak terawasi (unsupervised learning) / pembelajaran tanpa guru
  3. Gabungan pembelajaran terawasi dan tak terawasi (hybrid)

APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN

  • Militer : Pengendali senjata, pendeteksi bom, penelusuran target, pembedaan objek, pengendali sensor, sonar, radar, dan pengolahan sinyal citra yang meliputi kompresi data, ekstraksi bagian istimewa, dan penghilangan derau, pengenalan sinyal atau citra.
  • Elektronik : Pembuatan perangkat keras yang bisa mengimplementasikan JST secara efisien, machine vision, pengontrol gerakan
  • Broadcast : pencarian klip berita melalui pengenalan wajah
  • Keamanan : JST digunakan untuk mengenali mobil dan mengenali wajah oknum
  • Medis : analisis sel kanker atau penyakit
  • Pengenalan suara : pengenalan percakapan, klasifikasi suara
  • Pengenalan tulisan : pengenalan tulisan tangan, penerjemahan tulisan ke dalam tulisan latin 

Sumber : Sikripsi PENDEKTEKSI SISTEM PENYAKIT JANTUNG DENGAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN oleh A.Dipri.A (0706198915) 

 



Read More | Respon : 0 komentar

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :